Materi 1

Motivasi masuk UIN Walisongo Semarang

 

Perkenalkan saya Nafis Mas’udah dari Fakultas Psikologi dan Kesehatan Prodi Gizi. Saya lahir dan tinggal di Kabupaten Kendal. Terlahir di keluarga yang agamis, membuat saya dan ke2 kakak saya selalu menimba ilmu di sekolah yang berbasis islam sejak kecil Mulai dari MI,MTs,MAN. Namun orang tua saya tidak pernah mengekang saya dalam menentukan jalan masa depan, mereka membebaskan saya memilih sesuai keinginan diri sendiri.

Sejak kecil saya mudah memahami pelajaran IPA dan Matematika, membuat saya tertarik dalam bidang ini, meskipun bahasa Inggris tetap menjadi pelajaran favorit saya sejak dulu. Selain itu saya juga gemar dengan bidang fiqih dan bahasa arab, membuat saya semakin bingung menentukan bidang saya sendiri karena terlalu banyak yang saya sukai namun tak ada satu yang menonjol.

Lulus dari MTs mulai harus menentukan bidang nya, sempat bingung saat menentukan jurusan di MAN, harus berani memilih dengan tegas antara jurusan MIPA, Agama, atau Bahasa. Dan pilihan saya jatuh pada jurusan MIPA, Karena waktu itu saya berpikir saya masih bisa belajar bahasa inggris sendiri dengan buku atau les privat, saya juga masih bisa mendalami agama islam karena waktu itu saya masih menjadi santri di madrasah diniyah wustho dan pondok pesantren. Makin mantap memilih dan ternyata saya Lolos masuk jurusan MIPA di MAN.

Awal awal terasa sulit namun dikelas 11 saya merasa mulai suka dan menemukan titik nyaman dengan jurusan MIPA. Mulai terbesit tentang dunia perkuliahan, namun waktu itu saya tidak paham mengenai perkuliahan mulai dari jalur masuk, macam macam universitas, dll. Yang saya tau waktu itu saya hanya ingin menjadi seorang ahli bahasa inggris yang mana mengharuskan saya untuk kuliah jurusan pendidikan bahasa inggris. Sempat berubah pikiran juga bahwa saya ingin kuliah di jurusan agama lebih tepatnya yang ada unsur unsur fiqihnya.

Kelas 12 mulai sedikit paham tentang dunia perkuliahan, dan selalu menggali informasinya. Tiba saatnya pembukaan jalur SNMPTN, dan ternyata saya menjadi siswa eligible di jurusan MIPA. Sempat bimbang antara mau daftar atau tidak karena jalur SNMPTN dan jurusannya harus sains, berbeda dengan keinginanku sebelumnya. Kemudian saya mencoba mencari cari informasi tentang jurusan sains serta Universitas nya.

Waktu itu saya mantap untuk memilih UIN Walisongo sebagai pilihan pertama saya dengan jurusan Gizi. Kenapa UIN Walisongo? Karena di UIN Walisongo saya bisa kuliah sesuai passion saya dan juga tetap terjaga agamanya, karena lingkungan yang baik akan memberikan dampak baik juga pada diri sendiri. Kenapa akhirnya saya memilih Gizi? Karena saya tertarik dengan ilmu yang bisa bermanfaat untuk kelangsungan hidup orang banyak. Di jurusan Gizi saya bisa mempelajari tentang ilmu kesehatan tanpa harus berinteraksi dengan jarum suntik, pisau, dan darah karena saya takut hehe.

Ilmu Gizi juga erat kaitannya dengan agama islam apalagi kuliahnya di UIN. Karena makanan sehat saja tidak cukup, Halal adalah kuncinya.. sesuatu yang kita makan akan berdampak baik bagi tubuh jika makanan itu halalan thoyyiban (halal dan baik). Dan di UIN Walisongo ini pasti akan di ajarkan pula mengenai pemahaman tersebut.

UIN Walisongo juga menjadi kampus langganan keluarga besar saya, kakak saya dan beberapa sepupu saja juga lulusan UIN Walisongo. Ini membuktikan UIN Walisongo adalah kampus yang keren dan merakyat, membuat saya tidak ragu untuk memilihnya. Dengan biaya yang tergolong cukup murah membuat UIN Walisongo banyak di gemari, dan semoga memang selalu menjadi kampus merakyat dengan biaya yang ringan.

 

 

 

 

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *